Keinginanmu Yang Menggebu Takkan Dapat Menembus Batas Takdir Allah

Alhamdulillah, dapet tambahan ilmu dari kajian malam Jum’at semalem di Masjid Jami Al Mukarromah Lagoa Koja Jakarta Utara, kaitannya dengan mutlaknya kekuasaan Allah, “Sesungguhnya Allah Berkuasa Atas Segala Sesuatu”.

Jika Allah sudah berkehendak jadi maka terjadilah, dan jika Allah tidak berkehendak terjadi maka tidaklah itu akan terjadi. Seberapa besar keinginanmu yang menggebu-gebu tidak akan dapat menembus batas takdir Allah SWT, kecuali Allah berkehendak untuk terjadi.

Nabi Ibrahim AS sangat berkeinginan kuat supaya bapaknya selamat, selalu berdoa agar meninggalkan dan menjauhi kemusyrikan dan hanya menyembah Allah SWT. Tetapi sampai akhir hayatnya tiba, bapaknya Nabi Ibrahim AS tetap tidak mengikuti ajakannya untuk menyembah Allah SWT, karena Allah tidak berkehendak demikian.

Begitu juga dengan Nabi Nuh AS, ia juga mengajak anaknya untuk ikut naik ke bahtera agar selamat dari banjir besar, tetapi karena anaknya tetap menolak dan tidak beriman, maka anaknya Nabi Nuh AS juga tidak selamat dan tidak beriman sampai akhir hayatnya.

Tugas kita sebagai manusia adalah berikhtiar atau berusaha, dan selebihnya memasrahkan hasilnya kepada Allah SWT. Jika usaha kita sukses dan lancar membuat kita semakin bersyukur, jika usaha kita tertunda kesuksesannya membuat kita instropeksi diri, bukan mengeluh dan putus asa.

Banyak orang tua yang berharap anaknya menjadi dokter dengan sekolah di fakultas kedokteran, setelah lulus justru jadi pedagang. Banyak kyai yang pengen anaknya jadi ustad dengan menyekolahkan anaknya hingga ke luar negeri, tetapi setelah lulus bukan jadi ustadz tapi jadi pemandu umroh, banyak.

Sahabat dan Nabi Muhammad SAW juga pernah mengalami kekalahan pada perang Uhud, padahal pada perang Badar pasukan Islam menang. Apa yang menjadi sebab kekalahan pada perang Uhud, adalah karena ketidaksabaran pasukan yang meninggalkan markas (pemanah) untuk merebut harta rampasan perang.

Jadi, banyak keinginan-keinginan manusia yang tidak dikehendaki Allah, dan banyak juga keinginan yang dikehendaki Allah tetapi tidak diridhai Allah. Semoga kita selalu mendapatkan rahmat dan ridha dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Mas Misran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × four =