Melapangkan Rejeki Dengan Bersilaturahmi


Alhamdulillah, sudah seharusnya menjadi kesadaran kita untuk bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, yang memberikan kepada kita kemampuan dan kemauan untuk menyambung tali silaturahmi, diantaranya dengan kita saling mengunjungi satu sama lain, saling berbagi cerita, saling tolong menolong, saling berdoa dan mendoakan untuk kebaikan bersama.

Sering kita mendengar ceramah dari unstadz dan ustadzah pada acara pengajian, khutbah Jum’at, bahkan arisan atau pertemuan-pertemuan keluarga, bahwa silaturahmi itu mendatangkan rejeki dan memperpanjang umur, benarkah demikian?

Bukankah kalau kita hendak bertamu artinya juga harus mengeluarkan biaya, transport dan makan? Untuk menerima tamu kita juga harus menjamu, setidaknya memberikan minum untuk melepas dahaga? Lalu dimana letak pintu rejekinya?

Tidak dapat disangkal bahwa untuk mengunjungi keluarga yang jauh, kerabat maupun teman memang memerlukan pengorbanan, biaya dan waktu. Demikian juga untuk menerima tamu, kita harus menerima tamu dengan baik, menghormati tamu dan juga menjamu tamu dengan jamuan yang baik. Dibalik itu semua, tentunya ada hikmah di setiap pertemuan dalam berbagai kunjungan, dan saya yakin betul dengan kebenaran sabda Rasulullah SAW di bawah ini.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari bahwasanya Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa ingin dilapangkan rejekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya ia menghubungkan tali kekerabatan”.

Silaturahmi adalah ungkapan dari kebaikan terhadap kaum kerabat, mengasihi, lemah lembut dan memperhatikan kondisi mereka, meskipun mereka memusuhi atau berbuat buruk. Mempererat tali persaudaraan dapat menjadi sebab adanya pertolongan Allah, menjaga diri dari kemaksiatan, mendamaikan keluarga yang  sedang bermasalah dan sepeninggalnya ia akan dikenang dengan baik.

Menjamu tamu dengan jamuan yang baik, maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Seperti halnya jika kita menanam butiran jagung, maka setiap butir jagung akan tumbuh satu pohon jagung yang setiap pohonnya bisa menghasilkan ratusan biji jagung. Bersedekah tidak mengurangi harta, tetapi mensucikan dan menambah harta kita, dan Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik.

Jangan sampai kita memutuskan tali silaturahmi, tetapi jalinlah tali silaturahmi dan kuatkanlah. Dengan memperkuat dan menjalin tali silaturahmi, Insyaallah, Allah akan mendatangkan rejeki dan memanjangkan umur kita, tentunya rejeki dan umur yang berkah.

nomortogelku.xyz Nomor Togel Hari Ini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


seventeen + 6 =