Kupatan – Lebaran Ketupat, Lepet & Sayur Santan

Kupatan – Lebaran Ketupat

Alhamdulillah, setelah sekian tahun lamanya nggak merasakan nikmatnya Kupatan atau Lebaran Ketupat, akhirnya tadi sore Ba’da Shalat Maghrib di Mushalla Nurul Huda ikut syukuran Lebaran Ketupat atau kupatan. Walaupun makanannya sederhana, tapi nikmatnya makan bersama-sama berasa luar biasa.

Kalau di tempat saya di Desa Jogorogo Kecamatan Jogorogo Kabupaten Ngawi Jawa Timur, Tradisi Kupatan ini biasanya dilaksanakan Ba’da Shalat Maghrib Berjamaah pada tanggal 7 bulan syawal, yakni 6 hari setelah melaksanakan Puasa Syawal dimulai tanggal 2 sampai 7 Syawal. Menu Kupatan biasanya adalah Ketupat, Lepet dan Sayur Santan.

Tradisi Kupatan ini sudah menjadi tradisi di kalangan masyarakat Jawa khususnya, sebagai bentuk rasa syukur dan selesainya Puasa Sunnah enam hari di bulan Syawal. Biasanya Puasa Syawal ini dilaksanakan pada hari kedua setelah Shalat Idul Fitri sampai hari ketujuh. Walaupun Sunnahnya adalah dilaksanakan selama enam hari di bulan Syawal.

Waktu saya masih kecil dulu, Tradisi Kupatan ini biasanya dilaksanakan dari satu rumah ke rumah (tetangga) yang lain. Dengan tidak mengurangi makna syukur dan silaturahim, Tradisi Kupatan ini sekarang difokuskan pada satu tempat seperti di Mushalla ataupun di Masjid.

Tidak perlu diperdebatkan ini tidak ada perintah dalam agama Islam sehingga dianggap menyimpang, tetapi kita ambil hikmahnya yang mendalam, seperti rasa syukur, kebersamaan dan mempererat jalinan Ukhwah Islamiyah diantara keluarga Muslim. Semoga niat baik kita diberikan pahala yang sebaik-baiknya oleh Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 1 =